Rabu, 27 Januari 2016

18.29 - 2 comments

Catatan kecil seorang Noob Gamer



Haiii.. [ tulisan kali ini mengandung curhatan]

Kali ini saya bingung mau nulis tentang apa, ehmmm... Hobby? Well, I used to be a noob gamer, even so I was so noob, I was really enjoying playing games. Wether it’s on PC’s platform or console. Apalagi, kalau mainnya sama teman. Unforgetable Experience although saya orangnya gampang amnesia.


My first experience in gaming world, kalau ga salah, waktu itu jamannya Nintendo. Waktu itu, me, little spoiled brat :D dengan pedenya halan halan pakai sepeda bmx ke rumah temen TPQ, sepeda BMX saat itu lagi ngehitznya, jadi saya terlihat so gawl. Ok Skip. Teman ku itu, iya sih Cuma temen, ga lebih. Lha wong dia cowok, ganteng lagi –hoi- intinya saat itu pertama kali saya liat console. What is this fucking grey colored thing? Ada controllernya, ada pistol-pistolanya, ada setirnya juga. waktu itu kalau ga salah saya main kuda kudaan ehm maksudnya main balapan kuda. Lalu nembak bebek lewat, lalu balapan motor. Tanoshiiiii, bener bener senang sekali waktu itu, soalnya it my very first experience. Kemudian saya pulang, saya merasakan kegawlan saya bertambah 215% waktu itu, keren banget banget lah pokoknya.


And then, pada suatu saat, keluarga besar saya berkunjung –literally- ke kediaman adiknya mbah di Kota Semarang, di daerah sekitar Pusponjolo. Saat di sana, kelompok terbagi menjadi dua. Tiyang sepuh bersama tiyang sepuh. Sedangkan saya memilih untuk diam terkagum kagum. Maklum, masih seumuran SD dan baru pertama kali lihat pesawat lewat dari dekat. Tiba tiba, ada seorang anak yang seumuran saya,dengan ragu asked me to join in her room. So, that was my first time entering boys room. Well, it’s kinda embarassing experience to tell. Wkwkw kemana arah pembicaraan ini. Skip skip, jadi di kamarnya itu, saya diajak bermain yang namanya PS 1. Itu juga pertama kali melihat dan memegang untuk pertama kalinya PS1. Saat itu, masih memakai CD. Still, masih segar di ingatan, saat itu kami main balapan tamiya, memang lagi ngetren kartunnya.
And, you know what? Kami balapan, tapi, saya pernah memencet tombol arah di joysticknya. Pemikiran saya waktu itu kalau saya tekan bisa bikin rusak, dan akhirnya saya kalah terus. But still, I was really happy. Sungguh.. Sampai sekarang saya gak tahu nama anak yang saya ajak main itu. 


Setelah itu, saya jadi senang main PS1, jadi sering main juga sampai sekitaran kelas 6 SD, rentalan PS pada waktu dulu  itu, masih seharga limaratus untuk sejam. Dan ngumpulin duit limaratus itu ga gampang, butuh perjuangan. Pernah suatu ketika, saking bandelnya maen PS, sampai sampai dijemput sama mama sendiri di PS an, duh malu wkwk anak nakal sih dah biasa, yang ga biasa itu, bagaimana mama saya nemu saya di tempat PS an tsb? Masih menjadi misteri.


Kemudian, petualangan saya waktu SMP, pertama kali berkenalan komputer, I think I'm in crush, I mean, love at the first sight :3 . Pada waktu SMP, I used to play CS, yha, counter strike alias tembak tembakan, hal ini diperparah ehm didukung dengan fasilitas 5 PC di kelas, pas banget buat main CS secara LAN. Saat itu lah, saya merasakan apa yang dinamakan mempunyai rival, selalu saja, zutto zutto, score saya selalu di bawahnya, padahal usaha dah maksimal, dan katanya usaha keras tak akan menghianati kan? Nyatanya, takdir illahi mengatakan lain, 90% match yg kita lakukan, I always rank 2. Demo saa... Saya juga still enjoy it kok. Hehe... 



Soshite, Highschool Time!

Yay, saya masuk TKJ, tempat di mana saya bisa lebih dekat dengan cinta pertama saya. Romantis sekali bukan? Saya bela belain sampe segitunya loh, idaman banget kannn.. wwkwk

Disinilah parah parahnya saya jadi gamer, saya mulai kenal yang namanya game online. Well, saat itu yang lagi ngehitz adalah crystal saga, a browser based 2.5 D mmorpg. Gambarnya chibi imut imut gitu sih. Jadi, seiring berjalannya waktu, kami melakukan bisnis pada game tsb. Yaitu jasa jual gold in-game. Kami saat itu terbagi menjadi beberapa kelompok. Of course, dikarenakan ini game international, penikmat jasa kami pun kebanyakan orang asing. And, what makes it interesting adalah hasil yg dihasilkan adalah dengan mata uang dollar. Kurs saat itu sekitar 10rb. Setelah bermain selama 3 bulanan, dengan playtime 8jam ++ sehari dan kantung mata yang semakin tercetak jelas. Kami mencairkan hasil jerih payah kami, dan untungnya pencairan paypal lancar. Dan, apa yang terjadi setelah pencairan? HP se kelas baru semua. Dan satu seri dan type. Yak, galaxy young. HP sejuta umat pada jamannya. Harganya yg tergolong murah dibanding yang lain, dengan harga sekitar satu setengah juta rupiah. 

Well, uang yang saya dapat saat itu saya gunakan untuk biaya piknik dan sangu piknik, lumayan pake banget. Bisnis kamipun berlanjut dan berakhir pada suatu saat salah satu teman kami yang kearab arab an bertanya pada bapaknya. Dan keluarlah fatwa bahwa bisnis kami itu haram. Akhirnya kami tumbang satu per satu. And. Thats it. End of it.

Saya pun gak tobat, masih saja main game, diantaranya DoTA, dan Dragon Nest dan lain lain. And, it cost me my time. Yha. Saya terlalu fokus sama game, efeknya pun terasa. Saya jomblo dan nilai anjlok. Wkwwk XD I becoming game freak, ga peduli penampilan, ga pernah belajar, sering remidi, ngantukan di kelas, dan walaupun sudah seperti itu, saya tetap copo alias noob. 

Intensitas nge gaming agak berkurang pada saat magang tepatnya tahun keempat SMK, kinda late of course, pada saat itu kami dituntut untuk bekerja sama dalam team, menaklukan program animasi basis data, well. It change my Life. 

Hontou ni.

Saya mulai bersosialisasi secara normal, saya mulai memperhatikan penampilan. And you know what I think?
God, Man... What you’ve just done to yourself? You terrible as fuck. Get that fat ass a jog you faggot. 

That’s what I said to myself. 

Saya mulai memanjangkan rambut dan menjadi dewasa –lha kok ngidol mas- . Mulai rajin shampooan, mulai rajin mandi, mulai rajin modusin anak orang. Wkkww. Dan yang luar biasanya...

Saya pun memulai diet.

Hal yang tak pernah terlintas di pikiran sebelumnya.

FYI, dengan tinggi badan 170 cm dan berat badan 86 kg saat itu saya terlihat seperti a young ogre. Oke, setelah intensitas nge-game yang berkurang, lalu mulai menjalani pola hidup –agak- sehat- setahun kemudian, BB saya 65 kg, yeah, I lost 20 kg. Banyak perubahan yang saya rasakan, dari lebih PD nya saya dalam berinteraksi dengan species lain. Dan kisah romantis masa SMA yang saya anggap hanya ilusi dan omong kosong semata mulai terjadi. 

And what I really aiming is... target wisuda dengan ganteng sudah tercapai wkwk

Well, ngegame merupakan suatu yang positif, untuk merefresh pikiran, namun jangan kecanduan, karena sesuatu yang berlebihan itu ga baik.

Menurut opini saya, kebanyakan ngegame dan ga bisa memanage waktu akan membuat kalian kehilangan banyak hal, diantaranya :

Your time, iya waktu mu habis sama game. Mampus, concern dan PR mu belum dikerjain.

Your social life, berinteraksimu cuma sama chara game, what do you expect?

Your look, kamu jarang mandi, jadi kamu jadi jelek, walau kamu ganteng, kalo gak mandi ya tetep jelek, apalagi kalau kamu udah jelek. Kucing pun ga bakal mau pipisin kamu, serius.

Your love, iya ini real, putus gegara game sudah biasa, apalagi 90% cewek di game online adalah Hode alias cewek berbatang, walau ada pepatah mengatakan, di mana ada lubang, di situ ada jalan.
  
Ya kalau passion kalian di situ and you are the pro one, why not? But, kalau kalian an average apalagi low tier class? You just have 2 choices, tingkatkan as fak as pussible if you didn’t give up on it. Dan tinggalkan jika itu makes u worse.
Jadi, sekian dulu untuk kali ini, dan tulisan kali ini memang 100% curhat. Terimakasih telah membaca!!!  ^^


Eks-gamer, yang mengagumimu, calon imam mu, calon bapak dari anakmu dan calon menantu dari kedua orang tuamu.

Noor Rohman, 20years old.

2 komentar:

kok berasa testimonial ya? berarti gak boleh berlebihan ngaidel ya mzz XD

recommended banget bagi siapapun ang mau jadi "temen" nya iin, orangnya ramah, pelayanan memuaskan, ga nyesel deh pokoknya. ^^

Posting Komentar